Mukhamad Misbakhun Mengajak Para Kyai dan Santri Untuk Terus Dukung Jokowi di Pilpres 2019


Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun terus menyuarakan pembelaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi), Pasalnya, saat ini banyak oknum terus melempar isu hoaks dan miring tentang presiden Jokowi.

Pada pertemuan dengan konstituennya di Pasuruan, Jawa Timur Misbakhun menjelaskan sosok presiden Jokowi pada acara peringatan Nuzulul quran dan Haul Pendiri Pondok Pesantren Cangaan di Bangil, Pasuruan, Sabtu (9/6/2018) malam, Misbakhun mengatakan bahwa sosok Jokowi merupakan figur yang islami.

Misbakhun menuturkan, Jokowi juga sangat dekat dengan para Kyai dan pengasuh pondok pesantren.
"Beliau adalah muslim yang moderat, Islamnya kuat, serta sudah terbukti mendukung tegaknya Islam rahmatal lil alamin di negeri ini," ungkap Misbakhun di depan para Kyai dan santri Ponpes Cangaan di Bangil, Pasuruan.

Misbakhun lalu menjelaskan berbagai program pemerintahan di era Jokowi yang sangat berpihak kepada umat Islam. Misalnya, program sertifikat tanah, selain itu ada juga program pemberdayaan ekonomi umat, bahkan Jokowi juga getol mendorong pengembangan perekonomian di pesantren sekaligus menyemangati santri agar bisa berwirausaha.

Menurut Misbakhun, Golkar jauh-jauh hari sudah memutuskan untuk mendukung Jokowi di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 dan salah satu pertimbangannya karena didasari kedekatannya dengan umat Islam.

Selain itu, Misbakhun juga berpesan kepada warga Nahdatul ulama (NU) untuk terus menjaga keutuhan NKRI di tengah rongrongan gerakan radikalisme yang mengatasnamakan Islam.menurutnya Nahdiyin punya kontribusi besar dalam mendirikan Republik Indonesia.
"Contohnya peristiwa 10 November 1945 yang merupakan perang dahsyat dalam mempertahankan kemerdekaan, hampir semuanya adalah pejuang dari kalangan Nahdiyin," ujar Misbakhun yang langsung disambut takbir.

Menurutnya, Ramadan sebagai bulan saat Al-quran diturunkan juga punya makna spesial dalam perjalanan Indonesia.Proklamasi kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945 juga dilakukan pada bulan Ramadan.
"Spirit Nuzulul quran yang diturunkan untuk rahmatal lil alamin harus kita maknai dengan menjaga konsensus negara Pancasila karena merupakan konsensus bangsa. Di dalamnya ada para ulama yang ikut berkontribusi besar dalam berdirinya republik ini," Misbakhun menegaskan kembali.

Secara khusus Misbakhun juga memuji Pondok Pesantren Cangaan sebagai salah satu pesantren tertua di Jawa Timur yang ikut melahirkan tokoh besar.

"Di antara ulama yang dilahirkan dari ponpes ini adalah Syaikhona Kholil Bangkalan," kata Misbakhun di acara yang dihadiri oleh ratusan jamaah serta Forum Komunikasi Kyai Kampung Jatim pimpinan Gus Fahrurrozy itu.Misbakhun juga mengajak para ulama dan santri untuk ikut mendoakan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto.


Sumber   : Tribunnews.com


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Undangan Berkop Surat RSCC Tersebar, Misbakhun Merasa Jadi Korban Hoaks

Novanto : Akan Saya Ungkap Keterlibatan SBY dalam Kasus Century di KPK

Misbakhun : Tuduhan Andi Arief Terkait Artikel Asia Sentinel Tanpa Bukti